Infrastruktur Pendidikan Baru Siap Layani Siswa dari Daerah Terpencil Pegunungan Bintang
OKSIBIL – Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si, beserta Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP., secara resmi meresmikan Sekolah Terintegrasi Kukuperip pada Senin (13/07/2023) di Oksibil. Acara yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, perwira TNI-POLRI, serta komponen masyarakat ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan pendidikan di daerah.
Dalam masa kepemimpinannya, Bupati Spei dan Wabup Arnold fokus mendorong kemajuan pembangunan tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga infrastruktur seperti jembatan, jalan, dan air bersih. Meskipun mengalami efisiensi anggaran yang cukup besar, berbagai program pembangunan tetap berhasil digagas dan dilaksanakan.
Kepala Dinas Pendidikan Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, Hengki Birdana, S.Sos., M.Si, menjelaskan bahwa sekolah terintegrasi ini dirancang untuk mengatasi tantangan pendidikan di daerah terpencil.
“Kita akan membangun satu kawasan pendidikan yang mencakup TK, PAUD, SD, SMP, SMA, lengkap dengan asrama, gereja, lapangan sepak bola, dan lapangan basket,” ujarnya.
Tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 15 miliar 915 juta untuk melanjutkan pembangunan yang diharapkan selesai pada tahun 2028. Saat ini, 3 bangunan telah siap digunakan dan akan mulai melayani siswa mulai tahun ajaran baru 2026-2027 dengan 25 orang guru yang telah disiapkan.
“Kita telah menyiapkan tenaga pengajar yang kompeten untuk mengelola sekolah ini. Selain itu, kami juga akan memastikan fasilitas pendukung seperti air bersih dan listrik dapat beroperasi dengan baik,” tambah Hengki. (Aquino Ningdana).










