PAPUA, [OKSIBIL.id] – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Tengah, Nason Uti memberi pernyataan tegas atas polemik internal partai yang dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen), Taj Yasin terhadap organisasi Partai.
““Kami ingin tegaskan kisru atau perlawanan dari sekjen kepada Organisasi Partai Persatuan Pembagunan menciderai dan menampar mukanya sendiri hal dimaksud hasil muktamar yang sudah kita lewati Bersama, kita ingin melangkah lebih cepat dengan agenda-agenda politik yang sedang berjalan, mohon agar diperhatikan ini secara baik”, kata Nason Uti kepada media ini, sabtu (18/04).
Menurut Nason, hal pertama adalah, muktamar yang sudah dilaksanakan di Ancol memilih ketua umum dan pengurus lainnya ketum melengkapi pengurusnya dibantu oleh Formatur yg ditunjuk Muktamar , menetapkan AD/ART partai serta sejumlah keputusan lainnya yg menjadi petunjuk pelaksanaan berjalannya organisasi Partai ini. Apa lagi sebagai Sekjen yang ditunjuk oleh Ketum mustinya menunjukan gagasan dan kemampuanya mengerakan semua kekuatan yang dimiliki Oleh Organisasi PPP sebagai alat politik umat islam warisan para Ulama ini.
PPP juga telah memberi banyak kontribusi nyata dan kemudahan termasuk menjadi pimpinan dari tingkat daerah sampai dengan pusat. Pantasnya sebagai sekjen PPP seharusnya merumuskan berbagai langkah untuk kemenangan sebagai partai besar yang sementara kader diakar rumput berpikir untuk berjaya kembali. juga diberi kesempatan menjadi kepala daerah di Jawa Tengah. Hal ini menunjukan bahwa roda organisai berjalan baik dan jangan ada polemic seperti yang dilakukan sekjen seperti. Jangan lagi mengkianati diri sendiri dalam rumah besar warisan ulama ini dan sepantasnya kita merangkul serta mengayominya demi kejayaan partai.
“Karena itu kami kader papua tengah bertanya kepada Sekjen kesalahan PPP ada Dimana, sehingga ada sikap yang tidak pantas ditontonkan baik diinternal partai maupun dipublik secara luas. Eloknya sekjen melaksanakan hasil muktamar bukannya melemahkan jalannya roda organisasi kepartaian yang fokus dengan agenda konsolidasi organisasi ditngkat wilayah dan cabang di seluruh Indonesia. Kita tau bahwa semua Partai lagi menyiapkan diri mengikuti pemilu nasional di 2029”, kata Ketua DPW Papua Tengah meminta DPP PPP segera melakukan Evaluasi terhadap kinerja Sekjen yg sikapnya tidak jelas arah muktar di hancor dan meninggalkan tugas sebagai sekjen oleh karna itu keputusan Mukernas di makasar sangat tegas keputusan untuk Posisi Sekjen diganti ”, tegasnya.
“Saya ketua wilayah salah satunya yang beragama kristen merasa malu, Ketika umat melihat seperti itu, melalui partai kabah yang pendirinya Adalah ulama mustinya mengawal bukan merusak”. (team)










