[OKSIBIL.id] Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Spei Yan Bidana, ST., M.Si., didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herman Sampe, ST., secara resmi meluncurkan konstruksi Jembatan Sungai Digoel yang menghubungkan Distrik Oksibil-Pepera pada Rabu (22/04/2026). Selain itu, juga diluncurkan pembangunan jalan yang akan menghubungkan beberapa distrik di wilayah utara Kabupaten.
Bupati Spei menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tahun ini akan fokus pada pemasangan abutment (pondasi penyangga), sementara penyelesaian 100 persen direncanakan tahun depan. “Kita bekerja secara bertahap – tahun ini selesaikan abutment, tahun depan pemasangan besi dan pengecoran. Masyarakat harus bersatu dan mendukung agar jembatan bisa selesai dan jalan bisa sampai ke Pepera,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan hari ini bukan hanya meluncurkan Jembatan Digoel II, tetapi juga pembangunan jalan dari Angyipahik menuju Okyip dan Kiwirok. “Hari ini secara resmi kami launching juga untuk pembangunan jalan menuju Okyip, Okyop, Okhamo, dan Kiwirok. Kami meminta kepada masyarakat Pegunungan Bintang khususnya Ap Iwo Bon Tapaa Aip untuk menjaga dan mendukung supaya pembangunan bisa dipercepat,” tegas Bupati.
Kepala Dinas PUPR Herman Sampe mengapresiasi kehadiran Bupati yang secara langsung hadir di lokasi bersama masyarakat. “Dinas PUPR mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas kehadirannya langsung di lapangan. Pekerjaan ini merupakan program prioritas pemerintah daerah untuk membuka akses ke beberapa distrik di wilayah utara – Distrik Pepera, Distrik Oklip, dan Distrik Kiwirok,” jelasnya.
Lanjut Bupati Spei, tim survey dan pembongkaran jalan dari Angyipahik, Distrik Pepera menuju Okyip juga sudah mulai melakukan pekerjaan di lapangan. Beliau menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan memberikan dukungan penuh terhadap proses pembangunan, baik untuk jembatan maupun pembongkaran jalan yang sedang berlangsung.
“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama kita semua. Dengan akses yang terbuka, perkembangan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah utara bisa lebih baik. Mari kita jaga agar tidak ada gangguan atau halangan yang menghambat kemajuan daerah ini,” pungkas Bupati. (*)










