APTMA Kritik Penindakan Rokok Ilegal yang Merugikan UMKM

- Editorial Team

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua APTMA Holili

Ketua APTMA Holili

oksibil.id – Razia rokok ilegal yang digelar Satpol PP Surabaya bersama Bea Cukai Sidoarjo menuai sorotan.

Asosiasi Pengusaha Tembakau Muda Madura (APTMA) menilai penindakan yang menyasar toko kecil dan pedagang asongan justru menyakiti rakyat kecil yang hanya berusaha mencari nafkah.

Sebelumnya, Satpol PP Surabaya mengamankan 9.500 batang rokok ilegal tanpa pita cukai dari seorang penjual asongan di kawasan Surabaya Selatan.

Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, menyebut operasi ini sebagai upaya menekan peredaran rokok ilegal yang merugikan penerimaan negara.

Namun, Ketua APTMA Holili menilai cara yang ditempuh pemerintah justru tidak menyelesaikan akar persoalan.

“Hentikan kriminalisasi rakyat kecil. Mereka hanya menjual untuk mendapatkan hasil. Jika pemerintah ingin memberantas rokok ilegal, turunkan harga cukai dan berikan kebijakan solutif bagi pengusaha rokok industri kecil menengah,” tegas Holili, Jumat 19 September 2025.

Ia menilai kebijakan yang dijalankan pemerintah terlalu represif terhadap pedagang kecil, sementara solusi yang berpihak pada industri rokok lokal tidak kunjung diberikan.

“Satpol PP dan Bea Cukai jangan merasa sok menjalankan undang-undang jika tidak pernah merasakan nasib pedagang kecil.

Mirisnya, kadang mereka dipaksa bayar denda ke negara. Kebijakan seperti itu menyakiti perasaan rakyat kecil,” imbuhnya.

 

APTMA menegaskan, pemerintah seharusnya mendorong regulasi yang melindungi industri rokok lokal agar bisa bertahan.

Menurutnya, tanpa solusi, peredaran rokok ilegal akan terus terjadi karena masyarakat mencari alternatif murah di tengah tingginya harga rokok bercukai.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Sejumlah Kenaikan Harga Komoditas Pangan
Menaker: 60 Persen Angkatan Kerja Bekerja di Sektor Informal, Perlindungan Hari Tua Jadi Perhatian
Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan
Ketua DPW PPP Papua Tengah Kecewa Sikap Sekjen PPP Tidak taat Hasil Muktamar
Banyak Yang Tanya Apakah Indonesia Dalam Keadaan Krisis Ekonomi, Ini Pejelasannya
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Merayakan Dharma Santi 2026, 17 April 2026
Okmin United Resmi Hadir Siap Ikut Perkuat Persigubin
Tiga Putera MBD Temui SKK Migas Minta Keadilan Terhadap Masyarakat MBD Soal Migas Masela
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:41 WIT

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Sejumlah Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Senin, 7 September 2026 - 04:24 WIT

Menaker: 60 Persen Angkatan Kerja Bekerja di Sektor Informal, Perlindungan Hari Tua Jadi Perhatian

Senin, 7 September 2026 - 03:34 WIT

Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 19 April 2026 - 00:27 WIT

Ketua DPW PPP Papua Tengah Kecewa Sikap Sekjen PPP Tidak taat Hasil Muktamar

Sabtu, 18 April 2026 - 00:03 WIT

Banyak Yang Tanya Apakah Indonesia Dalam Keadaan Krisis Ekonomi, Ini Pejelasannya

Jumat, 17 April 2026 - 23:31 WIT

Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Merayakan Dharma Santi 2026, 17 April 2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 08:05 WIT

Okmin United Resmi Hadir Siap Ikut Perkuat Persigubin

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:00 WIT

Tiga Putera MBD Temui SKK Migas Minta Keadilan Terhadap Masyarakat MBD Soal Migas Masela

Berita Terbaru

Daerah

Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:46 WIT

Anak Gunung Krakatau. (foto-net)

Jakarta

Langkah Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 Sep 2026 - 06:50 WIT