Menaker Yassierli: Ada Tiga PR Bersama Pemerintah dan Serikat Pekerja

- Editorial Team

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:dok/Kemnaker

Foto:dok/Kemnaker

 

oksibil.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB), dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Kerja Nasional Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin (FSP LEM SPSI) di Karawang, Senin (1/9/2025).

Menurut Yassierli, ada tiga pekerjaan rumah (PR) utama yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu pembaruan regulasi, penguatan Gerakan Produktivitas Nasional, serta upskilling dan reskilling tenaga kerja.

Menaker menyebut sejumlah isu ketenagakerjaan masih membutuhkan solusi komprehensif, mulai dari upah minimum (UM), tenaga kerja asing (TKA), perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), outsourcing, cuti, hingga pesangon dan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya melihat ini adalah tantangan sekaligus kesempatan bagi kita semua untuk menghadirkan masa depan bangsa, bagi anak cucu kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli menekankan bahwa hubungan industrial yang harmonis saja tidak cukup. Menurutnya, dunia kerja Indonesia perlu bergerak ke arah hubungan industrial transformatif dengan produktivitas sebagai kunci utama.
“Produktivitas kita masih 10% di bawah rata-rata ASEAN. Mimpi besar saya, SP/SB menjadi champion produktivitas, menjadi ahli dan konsultan, bahkan ikut mengampanyekan budaya kerja produktif,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Ketenagakerjaan telah menginisiasi pelatihan ahli produktivitas. Ia berharap ke depan FSP LEM SPSI akan terlibat dalam program training of trainers (ToT) agar nantinya bisa disebarkan ke seluruh wilayah Indonesia.

Selain produktivitas, peningkatan kompetensi pekerja juga menjadi PR strategis. Menaker menyampaikan, Balai Latihan Kerja (BLK) atau Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) akan terus diperluas di berbagai daerah.

“Kami terus memperbarui kurikulum melalui SKKNI agar relevan dengan kebutuhan industri. Balai-balai itu harus dimanfaatkan tidak hanya oleh pencari kerja, tetapi juga serikat pekerja untuk upskilling dan reskilling,” kata Yassierli.

Ia menambahkan, Kemnaker telah mencanangkan slogan A Nice Place to Grow yang diharapkan menjadi ruang pengembangan kapasitas pekerja secara berkelanjutan.

Menaker menegaskan, peningkatan produktivitas adalah salah satu kunci menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut produktivitas nasional harus meningkat hingga 260% agar Indonesia dapat sejajar dengan negara maju.

“AI bukan untuk menggantikan kita, tapi untuk mendukung kita. Dengan kolaborasi pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, saya yakin kita bisa mewujudkan lompatan besar itu,” pungkasnya.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Sejumlah Kenaikan Harga Komoditas Pangan
Menaker: 60 Persen Angkatan Kerja Bekerja di Sektor Informal, Perlindungan Hari Tua Jadi Perhatian
Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan
Ketua DPW PPP Papua Tengah Kecewa Sikap Sekjen PPP Tidak taat Hasil Muktamar
Banyak Yang Tanya Apakah Indonesia Dalam Keadaan Krisis Ekonomi, Ini Pejelasannya
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Merayakan Dharma Santi 2026, 17 April 2026
Okmin United Resmi Hadir Siap Ikut Perkuat Persigubin
Tiga Putera MBD Temui SKK Migas Minta Keadilan Terhadap Masyarakat MBD Soal Migas Masela
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 03:41 WIT

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Sejumlah Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Senin, 7 September 2026 - 04:24 WIT

Menaker: 60 Persen Angkatan Kerja Bekerja di Sektor Informal, Perlindungan Hari Tua Jadi Perhatian

Senin, 7 September 2026 - 03:34 WIT

Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 19 April 2026 - 00:27 WIT

Ketua DPW PPP Papua Tengah Kecewa Sikap Sekjen PPP Tidak taat Hasil Muktamar

Sabtu, 18 April 2026 - 00:03 WIT

Banyak Yang Tanya Apakah Indonesia Dalam Keadaan Krisis Ekonomi, Ini Pejelasannya

Jumat, 17 April 2026 - 23:31 WIT

Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Merayakan Dharma Santi 2026, 17 April 2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 08:05 WIT

Okmin United Resmi Hadir Siap Ikut Perkuat Persigubin

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:00 WIT

Tiga Putera MBD Temui SKK Migas Minta Keadilan Terhadap Masyarakat MBD Soal Migas Masela

Berita Terbaru

Daerah

Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:46 WIT

Anak Gunung Krakatau. (foto-net)

Jakarta

Langkah Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 Sep 2026 - 06:50 WIT