Kabupaten Yahukimo Terus Memakan Korban Jiwa dari Berbagai Pihak

- Editorial Team

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Oknum TNI, Alfonsus B (foto-ist)

Korban Oknum TNI, Alfonsus B (foto-ist)

PAPUA, OKSIBIL.ID – Pembela HAM di Papua, yang Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem menilai kedatangan Wapres Gibran di Yahukimo justru menjadi masalah di berbagai pihak. Ia menyoroti kematian seorang TNI.

Dirinya menjelaskan, kunjungan itu justru tidak membawa perubahan. “Kunjungan kerja tertutup yang dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Selasa, 21 April 2026, bertujuan untuk meninjau fasilitas publik dan kondisi keamanan di wilayah tersebut. Kunjungan ini sebelumnya sempat tertunda karena alasan keamanan. Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, RSUD Dekai, serta pos keamanan TNI”, Kata Theo kepada media ini melalui pesan WhasApnya kamis (30/04).

Adapun tujuan kunjungan ini kata Theo, meninjau langsung kondisi keamanan, emastikan keberlanjutan program Pemerintah, Melihat pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, Wakil Presiden juga mengunjungi beberapa lokasi serta memberikan apresiasi kepada aparat TNI/Polri yang telah menjaga keamanan di Yahukimo.

Namun demikian, kunjungan yang dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia tersebut dinilai belum berhasil mengamankan situasi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

“Tidak lama setelah kunjungan tersebut, terjadi baku kontak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan TNI di Kali Wo, Kota Dekai, pada 18 April 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang anggota TNI tertembak dan meninggal dunia”, ujarnya.

Kepada media ini dirinya memberi Rekomendasi, pertama; Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, diharapkan tidak hanya fokus pada persoalan pasukan perdamaian yang korban di luar negeri, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap anggota TNI dan Polri yang menjadi korban di Tanah Papua. Kedua; Permasalahan Papua perlu dilihat secara menyeluruh dan diselesaikan melalui pendekatan dialog, sebagaimana yang pernah dilakukan dalam penyelesaian konflik di Aceh. Dialog diyakini sebagai jalan damai yang tidak menimbulkan korban jiwa dan point ketiga; Ia juga melampirkan foto korban dari anggota TNI sebagai bentuk kepedulian dan harapan agar hal ini menjadi perhatian serta pertimbangan bagi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. (team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SMA N 1 Tiom Mengelar Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru
Songsong HUT RI Ke-81, 53 Kampung di Distrik Kiwirok Gelar Turnamen Bola dan Voli – Bupati: Kembalikan Keamanan, Bangun Masa Depan
Bupati Spei Yan Bidana Resmikan Sekolah Terintegrasi Kukuperip dan Launching Kurikulum Ap Iwol
Presiden Prabowo Harus Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil
Dinas Pendidikan Pegubin Siap Kirim 10 Siswa Ikut Program Afirmasi ke Luar Papua
RD. Yulius Dainang Waja Kukuhkan Pengurus DPC WKRI Roh Kudus Mabilabol Periode 2025-2028
Pemerintah Harus Berlaku Adil Soal Tenaga Kerja Di Dua Daerah Terdampak KKT Dan MBD
Bang Mula Tegaskan: KAPMI Bukan Sekadar Wacana, Tapi Buka Lapangan Kerja
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:48 WIT

SMA N 1 Tiom Mengelar Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:53 WIT

Songsong HUT RI Ke-81, 53 Kampung di Distrik Kiwirok Gelar Turnamen Bola dan Voli – Bupati: Kembalikan Keamanan, Bangun Masa Depan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:47 WIT

Bupati Spei Yan Bidana Resmikan Sekolah Terintegrasi Kukuperip dan Launching Kurikulum Ap Iwol

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:53 WIT

Dinas Pendidikan Pegubin Siap Kirim 10 Siswa Ikut Program Afirmasi ke Luar Papua

Kamis, 30 April 2026 - 08:47 WIT

Kabupaten Yahukimo Terus Memakan Korban Jiwa dari Berbagai Pihak

Sabtu, 25 April 2026 - 13:18 WIT

RD. Yulius Dainang Waja Kukuhkan Pengurus DPC WKRI Roh Kudus Mabilabol Periode 2025-2028

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIT

Pemerintah Harus Berlaku Adil Soal Tenaga Kerja Di Dua Daerah Terdampak KKT Dan MBD

Jumat, 17 April 2026 - 09:27 WIT

Bang Mula Tegaskan: KAPMI Bukan Sekadar Wacana, Tapi Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru