Penulis: Aquino Ningdana
OKSIBIL– Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Nomor SKEP-152/DPP/GOLKAR/II/2026 tentang komposisi dan personalia kepengurusan, Kris Bakweng Uropmabin, ST, telah terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pegunungan Bintang periode 2026-2031.
Hasil keputusan ini diambil dalam rapat Musyawarah Daerah (Musda) ke VII DPD II Partai Golkar Papua Pegunungan pada Rabu, 22 April 2026,yang berlangsung di gedung Soskat Oksibil,dalam rangka konsolidasi organisasi dan pelaksanaan Musda periode 2026-2031.
Pemilihan dilakukan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, dengan masa jabatan selama lima tahun. Proses pemilihan melalui tahapan yang telah ditetapkan, mulai dari persiapan, pembentukan panitia oleh pengurus yang sedang menjabat atau Dewan Pertimbangan Daerah, hingga penetapan jadwal, syarat calon, dan tata tertib pemilihan.
Secara umum, calon harus berstatus Warga Negara Indonesia dan menjadi kader aktif Partai Golkar. Dalam pemilihan kali ini, dua kader terbaik maju sebagai calon ketua: Kris Bakweng Uropmabin, ST, sebagai Nomor Urut 01 dan Yanus Della, SE, sebagai Nomor Urut 02.

Dari total 21 hak suara yang diikutsertakan, Kris Bakweng Uropmabin memperoleh 14 suara, sedangkan Yanus Della memperoleh 7 suara. Hasil pemilihan kemudian disahkan dalam rapat pleno Musda dan secara resmi ditetapkan oleh Mari Mirin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Pegunungan.
Ketua Harian Partai Golkar Papua Pegunungan sekaligus Wakil Bidang Organisasi DPD Partai, Mari Mirin, SH, menyampaikan bahwa Musda di setiap kabupaten termasuk Pegunungan Bintang dilaksanakan untuk mendekatkan partai kepada rakyat dan pemilih.
“Kita harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat, memperjuangkan kepentingan rakyat dan program-program yang bermanfaat. Sejak awal berdiri, partai ini telah memperjuangkan pembebasan daerah dari isolasi, hal ini dikenal baik oleh masyarakat Pegunungan Bintang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme kader dan masyarakat dalam menghadiri acara ini sangat tinggi, dengan lebih dari 32 peserta termasuk tokoh masyarakat yang terlibat secara langsung. “Kami minta dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, karena Partai Golkar selalu menjunjung tinggi suara rakyat.

Mari kita bersama-sama majukan daerah ini melalui kerja sama yang erat, kolaborasi yang baik, dan tetap menjaga persatuan meskipun ada perbedaan pilihan,” jelas Mari Mirin.
Ketua Panitia Musda, Tina Uropmabin, SE,yang juga selalu Ketua Fraksi Partai Golkar menjelaskan pelaksanaan Musda kali ini. diarahkan untuk mengevaluasi kepengurusan periode sebelumnya, menyusun program kerja strategis periode 2026-2030, memilih pengurus baru secara demokratis dan bermartabat, memperkuat konsolidasi hingga ke tingkatan kampung, serta menetapkan komitmen partai untuk berpihak pada kesejahteraan masyarakat khususnya orang asli Papua,” jelasnya.
Tina menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam proses demokrasi adalah hal yang wajar, namun persatuan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Kami telah menetapkan bahwa hak pilih ada pada 32 komite distrik yang telah disahkan. Mereka telah memilih pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi daerah dan memperkuat peran Golkar sebagai kekuatan politik yang berpihak pada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri, wakil ketua bidang pemenangan pemilu, Kabupaten Pegunungan Bintang, Ignasius Mimin, S. IP., wakil bidang komunikasi Media dan penggalangan Opini, Agustinus Uropmabin, S. IP,ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Pegubin,21 peserta pemilih, 32 Pengurus Komdis, KNPI, GAMKI, Tokoh Masyarakatdan Tamu Undangan. (team)










